Home » Activity

Activity

  • Stephansen Henderson posted an update 3 months, 4 weeks ago

    Mendengar perintah virtual, apa yang muncul di pikiran Anda? Yapp virtual bisa didefinisikan sebagai dunia maya, tidak nyata, dapat dipandang tapi tidak dapat dirasakan. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi
    infiniti office merupakan wahid langkah lebih maju ke masa depan. Salah satunya adalah virtual reality dimana seseorang dapat berinteraksi secara lingkungan 3D yang maya melalui satu buah alat. Hampir sama dengan VR, virtual Office yang disingkat dengan VO juga membawa hal yang baru dalam dunia pembisnisan. Yuk kita bahas lebih dalam artikel ini!

    VO otonom sebenarnya sudah ada sejak dulu tapi mulai booming dalam beberapa tahun belakangan ini. Fenomena munculnya VO di Nusantara berawal dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung dan kemudian mulai menjalar ke kota-kota kecil yang lain. Hal ini dikarenakan mulai banyak munculnya orang yang ingin memulai bisnis dengan modal yang rendah. VO sendiri dapat mensupport orang-orang yang ingin memulai usaha dengan modal sedikit tetapi tetap jadi profit yang raksasa. Lalu apa sih arti dari VO?

    Virtual Office adalah kantor virtual fisis atau dalam kata lain tidak memiliki kerangka fisik sehingga cuma memiliki alamat industri yang terdaftar sekadar atau istilahnya mempunyai basecamp dan bekerja secara online. Tentu saja hal ini legal dan tidak mengabaikan peraturan. Lalu bagaimana dengan pekerja bila tidak memiliki ropak-rapik? Pekerja atau karyawan dapat melakukan pekerjaannya dimana pun yang ia mau selama masa masih terhubung secara internet karena pijakan utama dari VO sendiri adalah bekerja secara online.

    Bekerja secara online ialah prinsip utama atas kantor virtual sebab kantor berbentuk virtual. Dengan metode online ini, pekerja bisa menentukan sendiri teritori nyaman dan kondisi yang diinginkan tanpa harus memikirkan wujud pagi dan sampai kantor untuk berbuat absen. Kantor virtual memungkinkan pekerjanya tanpa terbebani, cukup buka laptop ataupun smartphone yang terhubung beserta internet dan pegiat pun sudah mampu bekerja. Lain taktik nya dengan pegiat kantoran yang harus berseragam dan menguji jarak yang pas jauh untuk sampai kantor untuk bekerja. Pekerja kantor virtual dapat bekerja dimana pun yang ia mau seperti pada cafe, depan tv bahkan di atas kasur yang cocok pun pekerja VO sudah dapat bekerja.

    Lantas apa yang akan dilakukan bila suatu kantor virtual dan jajaran karyawannya ingin melalukan intim? Hal ini bukan perlu dipikir repot karena di Nusantara sendiri sudah ada banyak penyedia fasilitas kantor virtual sehingga pemilik kantor virtual dapat menyewa tempat untuk melakukan rapat yang tentunya pun mendapatkan fasilitas seperti kantor konvensional beserta harga yang juga terjangkau.

    Itu dia sedikit pengertian atas kantor virtual / yang lebih biasa dengan virtual office. Jika Anda tidak tipe orang yang harus berseragam kemudian bekerja di ropak-rapik seharian maka ropak-rapik virtual akan amat cocok bagi Dikau.

Skip to toolbar